Dandim 0411/KM Dampingi Danrem 043/Gatam Dalam Giat Ground Breaking Jembatan Gantung Tahap VII Lampung Tengah

LAMPUNG TENGAH, Intisarinews.co.id — TNI Manunggal bersama rakyat kembali diwujudkan secara nyata melalui pelaksanaan Ground Breaking Pembangunan Jembatan Gantung Tahap VII bertempat di Kampung Tanjung Ratu Ilir, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, dan pelaksanaan Zoom Meeting yang diikuti serentak oleh Kodim Jajaran Korem 043/Gatam pada Rabu (9/9/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “TNI Hadir Untuk Rakyat” ini dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., didampingi oleh Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., serta Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.E., M.Sos.
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran penting Korem 043/Gatam, Kodim 0411/KM, Dandenpom II/3, perwakilan Polres Lampung Tengah, serta unsur pemerintah daerah. Hadir pula Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Garuda Hitam (Gatam) Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr.(Han)., Kasilog Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Agung Budhi Purnomo, Kasiter Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf M. Sofrianes Salam, S.Ag., M.Han., Dandenpom II/3 Letkol Cpm Anjan Pama, S.H., serta Ketua DPRD Lampung Tengah Febriantoni, S.E., M.M., yang diwakili oleh Rinjani.
Selain itu, tampak pula Perwira Pertama yang mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., yaitu AKP Yusmawardi, S.H.; Kepala Dinas PMK Kabupaten Lampung Tengah Fathul Arifin; Camat Way Pengubuan Nico Finandi Asnawi; Danramil 411-11/TB Kapten Czi Yatiman, S.H.; Pasiter Kodim 0411/KM Kapten Inf Sukamto; Kapolsek Way Pengubuan Iptu Bayu Zefriyandi Ogara, S.Psi., M.M.; serta Kepala Kampung Tanjung Ratu Ilir Samsuri.
Sejumlah tokoh masyarakat Kampung Tanjung Ratu Ilir beserta warga setempat juga tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan ground breaking ini.
Jalannya prosesi ground breaking diwarnai suasana penuh kebersamaan dengan susunan acara resmi yang meliputi pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa bersama, sambutan, penyerahan bingkisan, foto bersama, vicon interaktif, pelaksanaan pemasangan batu pertama hingga penutupan.
Jembatan gantung yang akan dibangun ini dirancang memiliki panjang 65 meter dan lebar 2,5 meter dengan tenggat waktu pengerjaan selama 60 hari. Pembangunan ini menjadi solusi vital pascakerusakan akibat tonase beban kendaraan yang melampaui kapasitas.
Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi sebagai penopang utama mobilitas warga yang menghubungkan tiga wilayah strategis, yakni Kampung Tanjung Ratu Ilir di Kecamatan Way Pengubuan, Kampung Purnama Tunggal di Kecamatan Way Pengubuan, serta Kampung Gayau Sakti Kecamatan Seputih Agung.
Bupati Lampung Tengah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kodam XXI/Raden Intan, Korem 043/Gatam, dan Kodim 0411/KM atas sinergi dalam menghadirkan Jembatan Perintis Garuda. Pemerintah daerah menilai pengerjaan program ini secara langsung menjawab aspirasi masyarakat yang mendambakan kelancaran akses ekonomi, pendidikan, dan layanan sosial. Pemkab juga menegaskan komitmennya untuk terus membenahi infrastruktur jalan serta meluncurkan berbagai program kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari ikhtiar besar TNI dalam memperkuat konektivitas di seluruh wilayah Lampung. Pembangunan Tahap VII ini menargetkan 23 titik jembatan baru di berbagai wilayah Lampung.
Danrem juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat, kepolisian, dan pemerintah daerah untuk bersama-sama mengawasi pemeliharaan serta membatasi tonase beban fisik kendaraan agar jembatan perintis ini dapat digunakan secara aman dan tahan lama sebelum dibangunnya fasilitas permanen.
Seluruh rangkaian acara ground breaking di Kampung Tanjung Ratu Ilir terlaksana dalam keadaan tertib, aman, dan kondusif. Pengerjaannya yang merupakan bagian dari program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden RI H. Prabowo Subianto ini membuktikan komitmen nyata TNI dan pemerintah dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat demi mendorong pemerataan ekonomi di tingkat pekon dan desa. (Man)

Loading

Related posts

Leave a Comment